Winchester: Horor yang Mudah Terlupakan

by Dwi Retno Kusuma Wardhany 711 views

Winchester: Horor yang Mudah Terlupakan
EDITOR'S RATING    
PEOPLE'S RATING      
Add Your Rating    

Bahkan Helen Mirren pun tidak sanggup menyelamatkan film ini.

Tidak hanya Indonesia, Amerika juga penuh dengan legenda urban. Kebanyakan adalah tentang wilayah atau rumah berhantu. Salah satunya adalah Winchester Mystery House yang kini diangkat ke layar lebar dengan judul singkat, Winchester.

Berdasarkan kejadian nyata, film ini mengisahkan sekelumit kisah tentang Winchester Mystery House. Dokter Eric Price suatu hari diminta bantuan Perusahaan Senjata Winchester untuk menganalisis kejiwaan janda Sarah Winchester. Sahamnya yang besar membuat ia masih berhak mengambil keputusan yang berhubungan dengan perusahaan, namun para komisaris sendiri menganggap wanita tua ini sudah gila. Dokter Price pun tiba di rumah Winchester yang menakjubkan. Terdapat sekitar 100 kamar dan lorong-lorong rahasia yang penuh lika-liku. Terpaksa tinggal untuk mengamati kondisi sang pasien, dokter Price akan mengetahui rahasia terdalam keluarga ini.

Meski menghadirkan Helen Mirren sebagai tokoh utama yang menjadi kekuatan film ini, Winchester tetap tidak meninggalkan kesan apa pun. Akting Mirren memang tidak perlu diragukan lagi, namun tuntutan skenario yang memang tidak membutuhkan eksplorasi akting berlebih membuat kepiawaian memainkan karakter peraih piala Oscar lewat The Queen ini seakan terkubur.


Meski berdasarkan kisah nyata, namun cerita yang diangkat dalam film ini kemungkinan hanya fiktif belaka. Berbeda dari The Conjuring yang merupakan pengalaman nyata yang dialami oleh duet penyelidik paranormal Ed dan Lorraine Warren. Beberapa momen jump scare cukup mengagetkan karena didukung musik yang mumpuni. Namun, penampakan hantunya sendiri tidak cukup menyeramkan sehingga membuat penonton bergidik ngeri.

Winchester agaknya berusaha menyamai kepopuleran film-film yang sama-sama mengisahkan tentang rumah berhantu, Amityville. Namun, adegan-adegan klise, akting yang standar, dan naskah yang membosankan membuat film ini mudah terlupakan. Bahkan, Mirren yang biasanya tampil prima pun tidak sanggup menolong film ini.