Deepwater Horizon: Perjuangan Untuk Selamat Dari Bencana Di Tengah Laut

by Prima Taufik 358 views

Deepwater Horizon: Perjuangan Untuk Selamat Dari Bencana Di Tengah Laut
EDITOR'S RATING    
PEOPLE'S RATING      
Add Your Rating    

Hari yang tenang di tengah laut berubah menjadi salah satu bencana paling mengerikan yang pernah melanda.

Setelah beberapa waktu lalu kita diberi film drama mengesankan yang terinspirasi dari kisah nyata yaitu Sully, sekarang satu film lagi yang terinspirasi dari kisah nyata hadir di layar bioskop kita. Deepwater Horizon adalah film yang dimaksud. Film ini mengangkat perjuangan para pekerja kilang minyak di tempat yang bernama Deepwater Horizon ketika kilang tersebut meledak dan menjadi bencana yang mematikan. Peristiwa yang terjadi pada tahun 2010 ini menjadi bencana terburuk dalam sejarah Amerika Serikat dalam pertambangan minyak. Selama 87 hari Teluk Meksiko di selatan California di bakar oleh api yang tersulut akibat tumpahnya minyak mentah sebanyak jutaan barrel ke laut lepas.

Sekarang Peter Berg (Lone Survivor) bersama Mark Wahlberg (Transformer: Age of Extinction) mencoba mengkreasi ulang kisah nyata tersebut untuk disaksikan oleh kita semua. Disini tema yang diangkat lebih kepada interaksi dan perjuangan para kru untuk selamat saat bencana itu terjadi. Hasilnya film ini bisa dikatakan sukses untuk menggambarkan situasi yang menyebabkan terjadinya bencana tersebut dan bagaimana kru yang ada bereaksi dan bersikap terhadap bencana yang menimpa mereka. Tapi apakah sukses memukau penonton?

Alkisah disebuah kilang minyak di lepas pantai selatan Amerika dekat Teluk Meksiko yang bernama Deepwater Horizon kegiatan hari itu berlangsung seperti biasa. Mike Williams (Wahlberg), kepala teknisi menjalani tugas hari pertamanya dari 3 minggu jadwal pengeboran dengan melakukan tugas rutin pengecekan semua sistem yang ada disana. Pemimpin kilang Jimmy Harrel (Kurt Russell) sedang uring-uringan karena proses pengeboran minyak terlambat selama 43 hari dari jadwal. Kontraktor yang kesal memaksa Jimmy untuk segera memulai proses pengeboran walaupun tanpa melakukan tes wajib karena biaya sudah membengkak. Namun Jimmy menolak, setelah negosiasi panjangan akhirnya disetujui hanya melakukan satu tes saja. Jimmy meminta Mike untuk mengawasi proses berlangsungya tes tersebut.

Hasil tes yang ambigu membuat para teknisi sulit membuat keputusan apakah harus memulai pengeboran atau mencoba tes lainnya. Namun paksaan dari kontraktor membuat mereka melanjutkan pengeboran tanpa tes menyeluruh. Satu persatu masalah mulai muncul, minyak yang bercampur lumpur menyumbat aliran pipa sehingga tekanan pada pipa menjadi tak terkendali. Sebuah semburan dahsyatpun terjadi ketika tekanan tak lagi bisa dibendung. Namun bencana sebenarnya baru dimulai ketika udara yang penuh gas serta kilang yang tersiram minyak bergesekan dengan percikan mesin yang sedang berkerja. Hasilnya sebuah ledakan super dahsyat memporak-porandakan segalanya.

Karena berangkat dari kisah nyata, maka ending dari film ini sudah bisa diprediksi. Namun melihat perjuangan kru Deepwater Horizon untuk bertahan hidup dari kilang minyak yang terbakar membuat mata tidak bisa berkedip dari layar. Film ini dengan bagus membuat penonton tegang dengan apa yang terjadi. Pergerakan kamera yang dinamis membawa kita seolah-olah sedang berada langsung di TKP. Salah satu keuntungan menonton film ini di IMAX atau teater dengan fasilitas Dolby Atmos adalah suara yang dihasilkan benar-benar menggelegar. Ini menambah sensasi dan ketegangan yang mengasyikkan selama film berlangsung.

Melihat apa yang dihasilkannya dari film Deepwater Horizon ini Peter Berg bisa dikatakan layak menggantikan Michael Bay jika suatu hari nanti pensiun menggarap franchise Transformer. Ia mampu menangkap unsur tegang dan panik dari suatu kejadian bencana dengan tetap bisa memberikan efek megah dan wow untuk memukau penonton. Singkat kata, bagi kalian yang butuh tontonan segar dan mengasyikkan minggu ini Deepwater Horizon adalah pilihan tepat. Bagi yang sudah menonton silahkan bagikan pendapat kalian di sosial media kami ya.

Artikel Terkait