The Curse Buka Pintu Kerja Sama Industri Kreatif Indonesia-Australia

by Irna Gayatri 437 views


Bicara soal film horor, nama Muhammad Yusuf tentu sudah tak asing lagi. Dirinya berada di balik kursi sutradara film-film horor yang beda, seperti The Witness (2012) dan Misterius (2015). Kali ini pun, Yusuf kembali menghadirkan film horor dengan bumbu thriller, The Curse.

The Curse diproduksi oleh Triple A Films, bekerja sama dengan Pemerintah Negara Bagian Victoria, Australia. Film ini diproduseri oleh Resika Tikoalu dan Konfir Kabo sebagai Produser Eksekutif. Film ini dibintangi oleh Prisia Nasution sebagia Shelina, Shareefa Daanish sebagai Lienn, dan Lia Waode sebagai Putri.

Resika menyatakan bahwa saat ini The Curse merupakan satu-satunya film horor Indonesia yang keseluruhan pengambilan gambarnya dilakukan di Australia. Selain menghadirkan suasana mencekam, bagi Resika, film ini juga akan memanjakan mata dengan pemancangan alam yang indah di Negara Bagian Victoria, Australia.

The Curse merupakan film yang memadukan unsur mistis Asia dengan kriminalitas di Autralia. Keberadaan sosok Shelina sebagai seorang pengacara kriminal menjadi fokus dalam film ini. Ketika dirinya mulai melihat sosok-sosok aneh di sekitarnya, ia yakin ada sesuatu yang tak beres terjadi.


Dalam konferensi pers di Djakarta Theater XXI kemarin, Resika juga menyatakan bahwa dia berharap The Curse akan membuka jalan bagi industri perfilman Indonesia untuk bisa dinikmati di ranah internasional. Sebelumnya, screening terbatas juga sudah digelar di Melbourne pada 19 April 2017—dihadiri oleh perwakilan Konsulat Jenderal Republik Indonesia untuk Australia, perwakilan media, serta perwakilan organisasi pendidikan dan sosial budaya Australia-Indonesia—dan mendapat sambutan yang cukup positif.

Kerja sama yang dilakukan dengan pemerintah Australia diharapkan akan membuka jalan bagi film-film setelahnya untuk dikenal tak hanya di Indonesia, tetapi juga di Australia dan negara-negara lainnya. Rencananya, The Curse juga akan ditayangkan di Malaysia.

Ditanya soal sekuel, Yusuf mengatakan bahwa pengerjaan naskahnya sedang dalam proses. Selain itu, The Curse tak akan menjadi film pertama yang bekerja sama dengan Pemerintah Australia. Film lainnya juga sudah dalam proses pembuatan.

The Curse akan tayang pada 27 April 2017.